Namaku 29 April. Iya, Dua Puluh Sembilan April. Aku sahabat seorang anak perempuan. Aku tahu dia menganggapku sebagai sahabat, karena dia selalu menungguku. Tentu dong dia menungguku karena aku cuma bisa menemaninya satu tahun sekali, selama 24 jam. Aku tidak bisa berbuat lain, karena aku punya 364 teman yang sabar menanti giliran masing-masing.
Bila aku datang, [...]
Arsip untuk April, 2008
Cerpen: Namaku 29 April
April 29, 2008
Menggugat Stereotipe
April 25, 2008
Stereotipe terbentuk oleh persepsi, atau cara pandang kita terhadap sesuatu. Misalnya, jika melihat seorang anak lebih banyak tersenyum, berkata pelan, dan menatap tajam, maka kita memasukkannya dalam kategori “kalem”, atau “anak manis”.
Stereotipe tidak selalu benar, tentu. Contohnya saja, Andine dan Dinda yang biasanya [...]
The Sky is the Limit
April 25, 2008
Untuk anak-anak, kreativitas itu tanpa batas. Hanya dengan bilah bambu dan karet, mereka berkreasi membuat bermacam mainan. Bisa perahu, bisa … entah apa saja.
Bisa jadi perahu …
Ini yang terbaru … Bambu dan tali karet di ujung timur dan barat playset
Lalu main bersama …
Sepatu yang Tertukar
April 25, 2008
Boneka dan Sepatu berkenalan, dan segera menjadi akrab. Ada hal yang menyatukan mereka: rasa kesepian. Boneka merasa ditinggalkan oleh Daru, pemiliknya, sejak Daru masuk sekolah. Daru lebih suka lari-larian bersama sepatu kesayangannya daripada bermain boneka.
Sepatu merasa kesepian karena ia telah tertukar. Pada acara sekolah, Daru melepas sepatu, dan tanpa sadar ia bertukar sepatu dengan [...]
Kelas Langit Membatik
April 24, 2008
Kain dicelup dalam pewarna, lalu dijemur. Itulah pelajaran dasar membatik yang dipelajari Kelas Langit.
Celup …
Angkat
Jemur
Jemuran batik dan kami
Tangan kami merah nih!
Betawi Day
April 23, 2008
Sebagai penduduk Jakarta, kita perlu tahu tradisi lokal kota kita. Karena itu di Sekolah Tetum diadakan Betawi Day. Pada kesempatan itu anak-anak merasakan makanan tradisional Betawi, menarikan tarian Betawi dan mencoba alat musik tradisional Betawi.
Khusus untuk acara itu kami mengundang Bang Ade tukang kue rangi dan Bang Dori, tukang kerak telor. Bang Ade [...]
Ayo, Tangkap Hiu!
April 19, 2008
“Michelle, ayo naik perahu!” teriak Kania. Di anak tangga playset dipasang dua batang bambu, dan pada kedua batang itu, ditaruh kayu bakiak tandem. Ada tali karet yang dipakai sebagai ”sabuk pengaman”.
Setelah berperahu, mereka berenang dalam laut untuk menangkap hiu.
Yang seru, mereka melepas sepatu dan berlari-lari hanya dengan kaus kaki.
Sayangnya ketika hendak memotret kaus kaki mereka yang menghitam di bagian bawah, baterai kamera habis:(
Mewarnai Pulau
April 17, 2008
Kelas Langit mewarnai peta Nusantara yang mereka buat dari bubur kertas.
Batukku Serak & Perutku Kempes …
April 17, 2008
Alhamdulillah, Haidar dan Reza sudah masuk. Ini foto mereka: lincah kembali setelah sembuh dari sakit.
“Batukku serak-serak. Aku minum obat,” kata Haidar.
“Perutku kempes,” kata Reza yang terkena diare. Dia memeriksa tanaman obatnya yang belum juga tumbuh daun. “Kalau kita sakit, pohon juga ikut sakit,” katanya.
Gambar Diriku
April 17, 2008
Kelas Darat membuat gambar diri. Coba bandingkan dengan wajah asli mereka. Imajinasi mereka sangat tinggi ya …
Shafa
Maira
Lukman
Rafa