Lia, angkatan pertama

Juli 17, 2008 - Leave a Response

Seorang remaja tinggi hitam manis datang ke Tetum. Siapa dia? Oh ternyata dia adalah Natalia, salah seorang murid angkatan pertama Tetum. Lia sekarang sudah kelas 6 di SD Borobudur Cilandak. Lia datang menjemput adiknya, Yordan, yang baru masuk Kelas Antariksa.

Lia dan adiknya, Yordan. Yang dipegang Lia adalah foto bersama Kelas Antariksa lulusan 2002.

Selamat Jalan, Kura-Kura

Juli 17, 2008 - Leave a Response

Seekor kura-kura Tetum mati. Anak-anak pun menguburkannya bersama-sama dipimpin Kak Ria.

Mengubur Kura-Kura

Peristirahatan Kura-Kura. Tulisan di nisan dibuat oleh Icha, Antariksa.

Kecemasan Berpisah

Juli 15, 2008 - Leave a Response

Kecemasan Berpisah adalah hal yang biasa terjadi pada hari-hari pertama bersekolah. Misalnya saja, Zaqi,  Kelas Darat, sampai tertidur di pundak pengantarnya, setelah lelah menangis.

Zaqi tertidur.

Hari Pertama Bersekolah

Juli 14, 2008 - Leave a Response

Seru juga hari pertama bersekolah!

Begitu Shafa (Kelas Laut) datang, terjadi “serah terima” dari pengantar ke  Kak Ria.  Shafa  maunya digendong:)

Vito dan Rafi langsung main. Maklum sudah Kelas Antariksa.

Bintang ingin didampingi mamanya terus.

Kelas Antariksa membuat prakarya untuk dibawa pulang.

Liburanku: Ke FeMale Radio

Juni 23, 2008 - Leave a Response

Ini surat dari mamanya Reza tentang kegiatan Reza di hari libur:

Minggu yang lalu, di acara wisuda Reza, saya seneeeng banget dapat buku tahunan yang berbentuk multimedia. Isinya berupa suara dan foto setiap anak selama bersekolah di Tetum. Karena baru kali ini melihat audiobook, saya menganggap audiobook Tetum itu kerreennn abisss….. Nah, biasa deh, kalau udah seneng gitu, saya suka dapat ide “cemerlang”.

Ide itu adalah mengirim audiobook itu ke FeMale Radio, yang sudah beberapa kali siarkan suara Reza, dan juga sudah dua kali mengunjungi TK Tetum dalam program FeMale Goes To School. Dan juga terpikir, seandainya Paman Gery mau didatangi Reza yang sedang liburan, Reza akan datang ke studio FeMale untuk menyerahkan audiobook itu.

Reza sendiri tampaknya ingin bertemu langsung dengan Paman Gery, yang selalu responsif kalau dikirimi SMS:-).

Nah saya pun coba-coba saja SMS Paman Gery pada hari Selasa, memberi tahu tentang audiobook TK Tetum, dan keinginan untuk antar Reza ke studio FeMale. Wah ternyata Paman Gery baik banget. Dia langsung mau lho ditemui Reza. Katanya di SMS, “Aku juga ingin berfoto dengan Reza untuk dimuat di website FeMale.” Lalu kami janji bertemu dua hari kemudian, Kamis 19 Juni 2008.

Reza sendiri tidak diberi tahu tentang rencana itu sampai Hari-H, supaya tidak bertanya setiap 10 menit kapan mau pergi ke FeMale. Hehehe…

Ternyata Kak Endah yang katanya sedang libur menawarkan diri mengantar Reza ke FeMale, dengan mampir ke kantor saya. Dalam rombongan ke Female itu ada Reza, Ivan (sepupu Reza), Mamanya, kak Endah, dan Nugi jagoan bungsunya kak Endah :-)

Di hari Kamis itu kami sampai di FeMale pukul 14.15, di gedung Ratu Plaza di Jl. Sudirman. Paman Gery langsung menyambut Reza & rombongan. Anak-anak senang sekali bertemu dengan Paman Gery, mengobrol dan berfoto. Saat itu di studio juga ada Paman Ganjar, yang pernah berkunjung ke TK Tetum, Om Dipa Mulia reporter FeMale, dan Tante Nina, produser siaran Paman Gery, dan personel lain yang tidak bisa diganggu karena sedang bertugas. Paman Gery mengajak anak-anak berkeliling di studio FeMale, dan juga Prambors yang bertetangga dengan FeMale.

Lalu kami pamit. Eh di jalan Paman Gery menelepon. Dia ingin mewawancara Reza keesokan paginya untuk acara HUT Jakarta. Reza akan ditanya tentang enak dan tidak enaknya tinggal di Jakarta. Dalam wawancara Jumat pagi itu Reza bilang enak karena banyak sekolah, jadi banyak tempat belajar. Reza juga cerita senang ke Museum Air Tawar karena ada ikan segede bantal. Terus Paman Gery tanya, “Tapi Paman Gery denger, Reza suka ke tempat cucian mobil.” Reza langsung tertawa, “Iya, soalnya ada seperti sapu yang muter-muter itu lho, suaranya lucu!” Paman Gery ngakak lagi!…..

Kemudian Paman Gery tanya apa tidak enaknya tinggal di Jakarta, dan Reza pun bicara tentang polusi, dan terlalu banyaknya asap dan kendaraan.

Ada-ada aja Reza ceritanya. Yang jelas, ini awal liburan yang berkesan buat Reza.

Reza bertemu dengan idolanya, Paman Gery, di FeMale Radio.

Tour of the studio. “Dinding kaca ini diberi pelapis lagi, supaya suara dari luar tidak masuk,” kata Paman Gery (paling kanan) kepada (dari kiri ke kanan) Ivan, Reza dan Nugi.

Ketika Sekolah Libur …

Juni 21, 2008 - Leave a Response

Hari-hari ini, bila kita datang ke sekolah Tetum, suasana terasa lengang. Tidak ada anak-anak yang berlari di halaman, memetik buah cherry, main ayunan, berteriak atau menangis.

Wah suasana akan terus seperti ini nih sampai hari pertama tahun ajaran 2008-2009, Senin 14 Juli 2008. Sampai Jumpaaaa ….


Not Just Another Year Book

Juni 18, 2008 - One Response

Buku tahunan Kelas Antariksa kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau sebelumnya dibuat dari kertas (namanya juga buku), maka tahun ini berbentuk multimedia. Gagasan dasarnya adalah keprihatinan pada lingkungan alam. Buku tahunan berupa multimedia book tak perlu menggunakan kertas, yang berarti tak perlu mengambil sumber daya alam.

Gagasan kedua adalah keinginan mendokumentasikan suara, suatu hal yang masih sangat langka. Biasanya yang kita dokumentasikan adalah gambar; mengapa bukan suara? Suara setiap manusia itu unik, dan berubah seiring dengan bertambahnya usia. Jadi rekaman suara di kala balita adalah dokumentasi yang sangat berharga dalam kehidupan.

Di samping itu, memberi perhatian pada suara berarti melatih kita menjadi audio person, sebuah keterampilan yang penting dalam interaksi sosial.

Nah, untuk mewujudkan gagasan itu, Tetum dibantu oleh Pak Dani Ramdani yang pernah bekerja di radio, dan syukurnya cukup sabar menghadapi anak-anak (dan … saya sendiri yang sering keukeuh kalau punya mau).

Kami memulai proyek ini di bulan April. Sengaja tidak memberi tahu orang tua supaya jadi surprise. Tapi rahasia ini bocor juga kepada anak-anak karena sulit memberi tahu mereka mengenai sebuah kegiatan tanpa menyebutkan tujuannya. Setahu saya, Reza menyampaikan kepada mamanya bahwa Kelas Antariksa akan rekaman untuk buku tahunan.

Kesulitan kedua adalah membuat anak-anak itu mengeluarkan suara. Ada anak yang pemalu, atau cenderung lebih tertarik pada peralatan rekam, sehingga tidak mau ngomong, tapi ada juga anak yang terampil berbicara. Untuk tipe pertama, maka ia didampingi temannya yang lebih cerewet. Mereka semua direkam di kantor Tetum dengan menggunakan alat rekam yang disembunyikan dalam boneka kura-kura, … dan tanpa skrip. Cukup mengagumkan imajinasi anak-anak itu saat berbicara dengan Kuri, nama boneka kura-kura. Juga mengagumkan kerja sama Diandra yang mengisi suara sebagai Kuri. Begitu mudah mengarahkannya dan membuat dia berimajinasi.

Ada sebagian kalimat yang diedit, yaitu yang diperkirakan dapat membuat tidak nyaman pihak tertentu.

Proses ganti, tambah, kurang terus berlangsung hingga CD itu jadi. Ketika CD itu rampung, terasa ada yang hilang, yaitu proses mencari dan mengeksplorasi untuk menghasilkan karya terbaik.

Gaudeamus Igitur ….

Juni 14, 2008 - One Response

Dan … akhirnya tibalah Gaudeamus Igitur digaungkan ….

Pada acara Turtle Party di Tetum, lagu yang biasa dinyanyikan di acara wisuda universitas itu diperdengarkan dalam versi rock yang menyentak, dan versi suara tenor yang syahdu. Kelak bila anak-anak diwisuda beneran (baca: di perguruan tinggi) dengan iringan lagu ini, mungkin mereka akan teringat prosesi wisuda pertama mereka di usia balita.
.
Gaudeamus igitur, Juvenes dum sumus. Gaudeamus igitur, Juvenes dum sumus. Post jucundam juventutem, Post molestam senectutem. Nos habebit humus — Nos habebit humus.
.
.
.
Wisudawan menyanyikan lagu Tetum.



Geladi Resik

Juni 13, 2008 - Leave a Response

Sekalipun lelah dan berkeringat, mereka tetap bersemangat melakukan geladi resik.


Selamat Tinggal, Kelas Langit

Juni 12, 2008 - 2 Responses

Kelas Langit membuat acara perpisahan, sekaligus mengucapkan selamat jalan kepada Lia yang akan ke Bandung, dan Naya yang akan pindah rumah ke Kebayoran Lama.


Teman-teman memetik bunga memberikan kepada Lia dan Naya. Lia mengusap matanya yang membasah.