Laptop Dinda

img_1153.jpgimg_1154.jpg

Tanpa banyak bicara Dinda –Kelas Langit– menyalakan laptop, membuka program interaktif, dan mulai memainkannya. Jari-jarinya dengan terampil menari di atas touchpad menggerakkan cursor. Saat menutup presentasi, Dinda duduk menghadap teman-temannya. Bahasa tubuhnya menunjukkan campuran rasa bangga, gembira dan malu. Dia hanya tersenyum, menggerakkan ujung kakinya ke atas, dan memainkan ujung roknya hingga blusnya terlihat. Dinda patut bangga karena teman-temannya terpukau pada keahliannya mengoperasikan komputer. Bahkan Gabriel sampai berkomentar, ”Bagus, Dinda.”

Ketika laptopnya diambil oleh Bang Ipul, pengantarnya, barulah Dinda bersuara, ”Sekarang Ayah ke kantor, deh.”

Oh mungkin ayahnya dengan sabar menunda keberangkatan ke kantor karena laptopnya dipinjam si buah hati. Terima kasih, Pak Pohan, atas dukungan untuk Dinda!

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: