Cangcorang

Cangcorang (belalang sembah) yang tubuhnya seukuran jari tengah orang dewasa ini jadi pusat perhatian anak-anak ketika bermain. Cangcorang tidak hanya berjalan-jalan di daun, tetapi juga di perosotan.

img_1145.jpgimg_1148.jpgimg_1149.jpg

Satu Tanggapan

  1. Di file kumpulan cerita-ceritanya Reza sepulang sekolah, ada nih kak Endah, cerita Reza tentang cangcorang tanggal 20 November 2007 yll. Siang itu saya seperti biasa telepon Reza dari kantor, dan sudah ngobrol cukup lama ditelepon,
    M: Udah ya?
    R: Reza mo cerita dulu
    M: Apa?
    R: Tadi kan Fajri cerita ada jangkrik masuk ke celananya
    Trus Kak Muna ambil cangcorang yang lagi nempel dipohon. Trus waktu lagi di pegang Kak Muna sama Arya dicabut kakinya cangcorang itu. Jadinya Kak Muna digigit cangcorangnya. Trus sama Nia kak Muna dikasih plester….
    M: Ooo Nia sayang sama kak Muna ya, diobatin luka gigitannya…
    R: Iya
    M: Trus apa lagi?
    R: Udah Mama
    M: Ya udah, dadah cayang….
    R: Daaahhhh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: