Uli dan Ula

“Ula, Ula, kamu ke mana?”

Pertanyaan itu menjadi populer di antara anak-anak Tetum setelah mereka menyaksikan panggung boneka Uli dan Ula dan menjajal jadi puppeteer juga.

Uli dan Ula adalah cerita dua ekor ulat bersahabat. Suatu hari Ula menghilang, sehingga Uli merasa kehilangan. Ternyata Ula sudah menjadi kupu-kupu.

Proses metamorfosis ini dipelajari anak-anak dalam gerak cerita. Mereka menjadi telur, ulat, kepompong dan kemudian kupu-kupu.

img_1184.jpgimg_1189.jpgimg_1198.jpgimg_1205.jpgimg_1221.jpg

Satu Tanggapan

  1. Pulang sekolah, andine dengan bangga menunjukkan kepada saya sebuah kertas kecil. Saya bertanya kepada andine
    mama : itu apa andine?
    andine : di sekolah tadi aku habis nonton panggung boneka ma, ini sobekan tiketnya
    m : wah,asyik dong! ceritanya tentang apa ndin?
    a : tentang uli dan ula
    kemudian dia cerita dengan semangat`45 tentang bagaimana di antri untuk membeli tiket dan jalan ceritanya.Kebetulan andine adalah anak yang senang sekali bercerita
    Setelah itu,dia mengambil dompet khususnya, tempat dia menyimpan sobekan kertas sisa tiket bioskop.Sambil berkata: ini kenang2an untuk aku kalo sudah SD nanti ya ma….
    Saya tersenyum dan terharu sekali, betapa andine sangat menikmati masa2 sekolah di tetum.
    Terima kasih ya kakak-kakak….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: