Kura-Kura, Sang Guru Tamu

Sang guru tamu berada di tengah lingkaran, dan membiarkan tubuhnya diusap oleh anak-anak Kelas Langit untuk merasakan tekstur kulitnya. Sayang dia tak bisa menjawab pertanyaan anak-anak seberapa berat beban rumahnya.

Ya, Pak Guru tak bisa bicara bahasa manusia, tapi dia memberi makna kepada kehidupan dengan menjadikan dirinya sebagai sumber ilmu.

Kehadiran Pak Guru tak disengaja. Rayhan mengira hari itu boleh membawa hewan kesayangan. Maka dia pun membawa kura-kura. Kebetulan memang, karena kura-kura Tetum terlalu besar untuk dibawa keluar dari kolamnya.

img_1246.jpg img_1247.jpg

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: